Masih Ada! Hunian di Jakarta Harga Rp400 Juta

sewa apartemen jakarta barat
Sewa apartemen jakarta barat – Data menampakkan bahwa harga properti nasional pada permulaan 2018 bergerak turun. Ini ialah dinamika yang hampir senantiasa terjadi di permulaan tahun. Index pada kuartal I (Q1) 2018 tercatat sebesar 104,7 atau turun 0,83% secara quarter-on-quarter. Pada Q2 2018, Index kembali meraba angka 105,9. Ini yaitu Index tertinggi semenjak 2015. Index kemudian bergerak naik sebesar 2,3% pada Q3 2018 (q-o-q) menjadi 108,3. Secara nasional pada Q3 2018 mengalami kenaikan sebesar 4%. Pada jangka waktu yang sama tahun lalu, Index tercatat mengalami penurunan sebesar 1% (y-o-y).

Kuartal ketiga 2018 berada pada angka 127,2 atau naik 3% secara tahunan. Meskipun demikian, pertumbuhan ini melambat kalau dibandingi tahun sebelumnya yang menempuh 11% (y-o-y). Perlambatan ini menjadi indikasi harga properti hunian di Ibu Kota mendekati spot jenuh. Tenaga beli pasar mayoritas berada pada kisaran menengah dan menengah bawah, di mana suplai justru lebih banyak tersedia di luar DKI Jakarta.

Kendati demikian, bukan berarti tak ada proyek di Jakarta yang masih dapat dijangkau masyarakat kelas menengah. Pusat Timur Residence yang dimaksimalkan PT Bakrie Pangripta Loka bersama Perum Perumnas masih menawarkan hunian seharga Rp400 jutaan. Apartemen yang terletak di wilayah Pulogebang, Jakarta Timur, ini berjarak singkat dengan pintu Tol Pusat Timur yang terhubung dengan Tol Jakarta Lingkar Luar (JORR) menuju arah Pondok Menawan. Ada pula Tol Masuk Tanjung Priok. Kecuali itu, dengan harga relatif murah untuk sekelas apartemen di Jakarta, penghuninya dapat merasakan jalan masuk gampang menuju Terminal Pulogebang. Malah Stasiun Cakung bisa ditempuh dengan waktu tempuh 2,7km.

“Dengan peralatan sarana dan prasarana sekitar, setiap unit apartemen punya peningkatan harga mulai dari 5% hingga 20% dalam setahun. Terupdate, kreditan apartemennya malah cuma Rp3 jutaan per bulan,” kata GM Sales Pusat Timur Residence, Ibah Djauhari. Sementara kalau dibandingi dengan harga dikala permulaan luncur tahun 2008, apartemen di Pusat Timur Residence sekarang telah menempuh kenaikan sampai 300%. Karena dikala launching perdana, harganya masih dijual Rp90 jutaan.

“Artinya, dalam kurun waktu 10 tahun, pembeli pertama sudah menikmati balik modal selama tiga kali. Ini terbilang luar umum, apalagi untuk unit siap huni ada kepastian jaminan sewa dengan harga berkisar Rp1,5 juta sampai Rp4 juta,” tambahnya. Tidak pelak, dalam waktu dekat pengembang berencana meluncurkan kembali tower berikutnya. Mengamati sisa unit di tower terakhir merupakan Sapphire cuma kurang dari 30 unit.

Disebut Ibah, peluncuran tower baru akan berjalan layak rencana padahal informasi berhubungan politik cukup santer terdengar. Optimisme ini terwujud lantaran pihaknya bercermin kepada produk yang dimiliki, yang tentunya akan gampang diresapi pasar kelas menengah. “Kami berada di wilayah elite, di mana harga perumahan sekitar Pusat Timur Residence sekitar Rp3 miliar hingga Rp4 miliar. Harga apartemen kami malah cuma 1/10 dari harga rumah di sana,” tukasnya.

 

 

Artikel terkait : Jual apartemen jakarta barat