Lulusan Luar Negeri Bekerja Tidak Sesuai Jurusan

Pemerintah Federal Australia sudah menjalankan survei kepada lebih dari 120 ribu alumni universitas tahun lalu dan akibatnya tiga perempat alumni menerima profesi empat bulan sesudah mereka menuntaskan studinya di international school Jakarta.

Melainkan ada perbedaan yang besar dari jurusan mana mereka berasal.

Tamatan farmasi secara awam lantas mendapatkan profesi, dengan 97,2 persen mendapatkan profesi penuh, empat bulan sesudah mereka diwisuda.

Itu pula dengan alumni dari jurusan rehabilitasi, kedokteran gigi, ilmu kedokteran binatang, dan teknik yang mempunyai prospek profesi yang kuat.

Melainkan untuk sebagian jurusan, prospek profesi mereka tidaklah terlalu baik.

ulusan dari ilmu studi Seni Kreatif berada di daftar paling bawah, dimana cuma 52,2 persen berprofesi penuh waktu untuk masa kerja yang singkat, atau “short term”.

Sementara bagi mereka yang mempunyai gelar di bidang pariwisata, pelayanan keramah-tamahan (hospitality) dan personal, serta olahraga dan rekreasi ialah sebesar 59,6 persen.

Melainkan mereka yang konsentrasi dengan Sains, Teknologi, Teknik, dan Matematika (STEM) di Australia, seperti alumni dari jurusan sains dan matematika mempunyai prospek profesi yang lemah untuk “short term” dengan 64,6 persen mendapatkan profesi penuh waktu empat bulan sesudah wisuda.

Sepertiga alumni psikologi juga kesusahan menerima profesi.

Di tingkat pasca-sarjana 2018 ditemukan padahal gelar sarjana meningkatkan prospek profesi dan gaji, lebih-lebih untuk pasca-sarjana, ada jumlah yang besar dari alumni yang tak memakai keterampilan mereka di universitas dikala mendapatkan profesi.

Cuma 57 persen dari alumni S1 yang berprofesi penuh waktu merasa kualifikasi mereka layak dengan profesi dikala ini.

Institusi keseluruhan, 39 persen dari S1 yang berprofesi penuh dan paruh waktu merasa keterampilan dan pengajaran mereka tak sepenuhnya dimanfaatkan.

Dari angka-angka hal yang demikian terang menonjol bahwa banyak alumni dari jurusan yang mempunyai prospek kerja lebih rendah akibatnya berprofesi di bidang yang berbeda sama sekali.

Jadi seberapa manfaatkah gelar sarjana dalam bentang panjang untuk mendapatkan profesi penuh waktu dan upah yang baik?

Di tahun 2018, sekitar 73 persen alumni universitas Australia mendapatkan profesi empat bulan sesudah lulus.

Angka ini lebih bagus dibandingi semenjak tahun 2014.

Ketika Universitas Australia (UA) mengatakan ini menonjolkan pengajaran universitas masih terus menjadi investasi yang bagus.

” puluhan ribu siswa mendapatkan penawaran masuk universitas minggu ini, bisa diyakinkan bahwa pengajaran universitas akan berguna di masa depan, bagus secara profesional ataupun pribadi,” kata Anne-Marie Lansdown, pejabat sementara Direktur Eksekutif UA.

“Survei ini menonjolkan bahwa universitas mempersiapkan para siswa dengan bagus untuk dunia kerja, dengan sejumlah perusahaan [yang memperkerjakan alumni] puas dengan kwalitas alumni universitas.”